LENSA Intan Tana Bulaeng

Wabup Ansori Ajak Wujudkan Sumbawa Ramah Anak, Tekankan Peran Orang Tua Cegah Kekerasan dan Bullying
SUMBAWA BESAR , (lensanews.com)- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di SDN Jorok, Kecamatan Unter Iwes, menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk memperkuat komitmen dalam melindungi hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan..
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas perlindungan terhadap anak sebagai generasi penerus bangsa.Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan anak-anak memperoleh hak untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang di lingkungan yang penuh kasih sayang.”Anak-anak adalah investasi terbesar bangsa. Mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh perhatian agar kelak menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu membawa kemajuan bagi daerah dan negara,” ujarnya.Wabup Ansori juga mengajak seluruh masyarakat untuk membangun budaya yang menghargai anak dengan menghapus segala bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perundungan (bullying), baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.Ia menilai, perlindungan terhadap anak tidak cukup hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama tempat anak belajar tentang nilai, etika, dan kehidupan sosial.Karena itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam mendampingi setiap aktivitas anak, mengenali lingkungan pergaulannya, serta membangun komunikasi yang baik agar anak merasa aman dan terbuka terhadap keluarganya
.”Orang tua harus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak. Ketahui dengan siapa mereka bergaul, ke mana mereka pergi, dan berikan pendampingan yang penuh kasih sayang agar anak tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” pesannya.Wakil Bupati berharap semangat
Hari Anak Nasional tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa sebagai kabupaten yang benar-benar ramah anak.Dengan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, diharapkan setiap anak di Kabupaten Sumbawa memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, beriman, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
editorial, (LENSA-NEWS.COM)
