
Lensa-news.com — Sumbawa | 31 Desember 2025–Menjelang detik-detik penutupan tahun 2025, Kepolisian Resor Sumbawa menorehkan catatan penting dalam sejarah keamanan daerah.
Di bawah langit pagi Lapangan Hijau Mapolres Sumbawa, Rabu (31/12/2025), Polres Sumbawa menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun, membedah satu tahun penuh kerja keras menjaga stabilitas kamtibmas Bumi Sabalong Samalewa.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., forum ini menjadi panggung transparansi sekaligus refleksi.
Dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres serta insan pers yang tergabung dalam PWI Kabupaten Sumbawa, Kapolres memaparkan capaian strategis Polri dalam menekan kriminalitas dan memerangi peredaran narkotika yang kian kompleks.
Di sektor narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa mencatat prestasi gemilang. Sepanjang 2025, sebanyak 72 kasus berhasil diungkap, dengan 28 tersangka telah dinyatakan P21, sementara 13 lainnya menjalani pembinaan melalui mekanisme Restorative Justice—sebuah pendekatan humanis tanpa mengendurkan ketegasan hukum.
Tak tanggung-tanggung, barang bukti yang berhasil diamankan mencerminkan keseriusan aparat dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman zat adiktif. Polisi menyita 569,53 gram ganja, 757,73 gram sabu, serta 25 dus minuman beralkohol jenis arak dalam kemasan 600 ml.
Sementara itu, pada ranah kriminalitas umum, Sat Reskrim Polres Sumbawa berhasil mengungkap 65 kasus dengan total 75 tersangka. Kapolres menegaskan, kasus-kasus yang menjadi perhatian publik ditangani secara tuntas dan profesional. Tiga kasus pembunuhan berhasil diungkap seluruhnya (100%), disusul 38 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat)—35 di antaranya terungkap, 14 kasus curanmor dengan 9 pengungkapan, serta 10 kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang 7 di antaranya berhasil diselesaikan.

Kabar menggembirakan juga datang dari sektor lalu lintas. Penindakan terhadap penggunaan knalpot racing/brong menurun hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan menghormati ketertiban umum.
Namun demikian, Kapolres tidak menutup mata terhadap tantangan yang masih membayangi. Sepanjang 2025, tercatat 178 kasus kecelakaan lalu lintas, dengan korban 11 orang meninggal dunia, 53 luka berat, dan 308 luka ringan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terlebih menjelang perayaan malam pergantian tahun. Jangan jadikan euforia sebagai alasan mengabaikan nyawa,” tegas AKBP Marieta.
Rangkaian konferensi pers ditutup dengan pemusnahan barang bukti secara simbolis oleh Kapolres bersama jajaran PJU di Lapangan Hijau Mapolres.
Tindakan ini menjadi pesan tegas: Polres Sumbawa berdiri di garis depan dalam perang melawan narkoba dan kejahatan, serta berkomitmen penuh menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara transparan dan berkelanjutan. (FY)
