
Lensa-news.com–Sumbawa, 28 November 2025– Koperasi Selonong Bukit Lestari (SBL) kembali mencuri perhatian publik. Setelah penyaluran Sisa Hasil Usaha (SHU) sebelumnya belum menjangkau seluruh anggota, koperasi ini kembali turun gunung untuk memastikan setiap hak anggota benar-benar sampai ke tangan yang berhak.
Sebanyak 1.256 anggota dari 11 desa di tiga kecamatan—Lantung, Lopok, dan Moyo Hulu menjadi penerima manfaat dalam distribusi susulan yang digelar Rabu (26/11/2025). Angka ini bukan sekadar jumlah; ini adalah bukti nyata bagaimana koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi yang berdampak luas.
Ketua Koperasi SBL, Iman, tampil tegas mengedepankan misi besar koperasi tersebut.
“Kita ingin memaksimalkan peran koperasi untuk meningkatkan taraf hidup anggota. Itu komitmen kami,” tegasnya.
Lokasi Penyerahan Jadi Sorotan: Kenapa di Polresta?
Media sempat dibuat penasaran lantaran penyerahan SHU kali ini digelar di Polresta Sumbawa—bukan di kantor koperasi atau balai desa seperti pada umumnya.
Iman pun memberi jawaban lugas.
“Kami ingin prosesnya tertib dan kondusif, makanya kami meminta dukungan penuh pihak kepolisian,” jelasnya.
Keputusan ini terbukti tepat. Dengan pengawasan aparat, penyaluran berlangsung rapi, terbatas dari kerumunan, dan memastikan setiap anggota—bahkan yang datang dari desa paling jauh—bisa menerima SHU mereka tanpa hambatan.
Tidak Hanya untuk Anggota, Tapi Juga Masyarakat Lingkar Tambang. Menariknya, penyaluran manfaat kali ini bukan hanya menyasar anggota koperasi, tetapi juga masyarakat lingkar tambang.
Saat dikonfirmasi, Ketua SBL membenarkan hal tersebut.
“Ya betul, ini juga wujud komitmen koperasi membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” kata Iman.
Langkah ini dipandang sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial dan upaya memperluas manfaat koperasi hingga ke kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Menuju Kemandirian ke Depan
Iman menegaskan bahwa penggunaan Polresta sebagai lokasi penyerahan bersifat sementara.
“Kalau nantinya masyarakat sudah lebih paham alur penyerahan SHU, kami akan kembali melakukannya langsung di lingkungan koperasi. Itu target kami,” ungkapnya optimis.
Di penghujung acara, Iman menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak kepolisian.
“Terima kasih kepada jajaran Kepolisian Resort Sumbawa. Tanpa dukungan mereka, kegiatan ini tidak akan seaman dan selancar ini.”
Sinergi yang Berbuah Manfaat
Aksi pembagian SHU kali ini menjadi bukti betapa pentingnya sinergi antara koperasi dan aparat keamanan dalam mewujudkan distribusi yang transparan, tertib, dan berkeadilan.
Koperasi SBL tidak hanya menggerakkan ekonomi anggota, tetapi juga memberi contoh bagaimana sebuah lembaga akar rumput bisa menjadi motor perubahan sosial di daerah. (FY)

