
Sumbawa, lensa-news.com- Pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Rabu, kemarin menjadi sarat makna. Hal ini tersirat, ketika momentum pidato KA.Lapas, membuka Sidang TPP kali ini terlihat begitu hikmat, juga tidak lepas ldari pantauan, keseriusan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Sumbawa, menyimak beberapa hal penting yang ditegaskan Kepala Lapas.
Sidang yang di gelar di Lapas Sumbawa itu tidak hanya berbeda dalam “kesan saja” namun ada aktualisasi objektivitas di gelaran sidang TPP tahun 2026 ini,”karena ruang sidang ini akan menjadi sarana atau jembatan perwujudan Pembinaan Tepat Sasaran. Sebab sebelumnya sudah melalui tahapan evaluasi perogram yang didukung proses pencocokan data kebutuhan di sesuaikan karakteristik personel warga binaan”. Tegas Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IiA, Sumbawa itu.

Lebih lanjut dijelaskan (Nya); di gelaran sebelum belumnya, memang ni menjadi ruang evaluasi sejauh mana perkembangan objektif dalam perjalan perogram pembinaan bagi warga binaan, “yah memang salah satunya itu, untuk menunjukkan komitmen terhadap pembinaan warga binaan,” jelasnya. Nah penting di ketahui dan diperhatikan seksama, terkhusus warga binaan, capnya KA,Lapas melanjutkan; bahwasannya ada berapa hal yang akan menjadi pembeda di momentum saat ini. Di antaranya; coba diterapkan tahapan pencocokan kebutuhan atas rencana pembinaan, ini biasanya terangkum dalam rumusan hak integrasi yang tepat sesuai bagi setiap warga binaan,” pembeda hanya di pola pendekatan yang menekankan pada tolok ukur “rumusan objektif”, nantinya akan muncul ketika setiap rekomendasi dan keputusan di ambil berdasarkan hasil laporan tim”, tegasnya.
Menurutnya, ketika tahapan-tahapan yang dipaparkan, maka program pembinaan tidak hanya akan bersifat normatif, tetapi juga personal dan efektif, sehingga terciptalah warga binaan produktif. “Saya tegaskan kembali, jangan jadikan kegiatan inin sekadar rutinitas asifatnya dministratif, melainkan bagian dari strategi pembinaan menuju keberhasilan rehabilitasi ingat perbedaan ndividu, setiap warga binaan salah satu indikator terpenting sehingga penilaian dan program pembinaan menjadi tepat sasaran”tegas KaLapas. (EL-04)
EDITOR LENSA-NEWS.COM