
Lensa-news.com–Sumbawa, 2 Januari 2026–Kinerja pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor tahun 2025 mencatatkan prestasi luar biasa. UPTB UPPD Samsat Sumbawa dan UPTB UPPD Samsat Taliwang berhasil melampaui target penerimaan, bahkan membukukan surplus miliaran rupiah, sehingga memperkuat fondasi fiskal daerah di Nusa Tenggara Barat.
Samsat Sumbawa Bukukan Surplus Rp4,66 Miliar

Dengan potensi 82.792 unit objek pajak, UPTB UPPD Samsat Sumbawa mencatat realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp28,45 miliar dari target Rp25,95 miliar atau 109,64 persen, dengan surplus Rp2,5 miliar.
Sementara itu, realisasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp20,91 miliar dari target Rp18,75 miliar atau 111,52 persen, dengan surplus Rp2,16 miliar. Total realisasi PKB dan BBNKB menembus Rp49,36 miliar atau 110,43 persen, dengan surplus Rp4,66 miliar.
Pada sektor Opsen PKB dan BBNKB, realisasi mencapai Rp28,18 miliar atau 95,53 persen, dengan Opsen BBNKB melampaui target hingga 105,65 persen.
Samsat Taliwang Tampil Paling Dominan
Prestasi lebih mencolok ditorehkan UPTB UPPD Samsat Taliwang. Dari 38.733 unit objek pajak, PKB yang ditargetkan Rp13,52 miliar berhasil direalisasikan Rp16,28 miliar atau 120,48 persen, mencetak surplus Rp2,76 miliar.BBNKB juga melampaui target, dari Rp14,35 miliar menjadi Rp15,60 miliar atau 108,72 persen, dengan surplus Rp1,25 miliar.
Secara keseluruhan, realisasi PKB dan BBNKB Samsat Taliwang mencapai Rp31,89 miliar atau 114,43 persen, dengan surplus Rp4,02 miliar.

Sementara untuk sektor Opsen PKB dan BBNKB, realisasi berada pada angka Rp16,43 miliar atau 85 persen, menjadi fokus penguatan ke depan. Samsat Taliwang juga mencetak capaian gemilang pada Pajak Alat Berat (PAB). Dari target APBD 2025 sebesar Rp3,5 miliar, realisasi menembus Rp3,8 miliar, menjadikannya pelampauan target yang diakui secara provinsi NTB.
Kepala UPTD Samsat Taliwang sekaligus Plt. Kepala UPTD Samsat Sumbawa, Syaharuddin, S.Sos., M.Ec.Dev, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan peningkatan kepatuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, capaian realisasi tahun 2025 ini menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak semakin meningkat, didukung oleh pelayanan Samsat yang terus kami perbaiki. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim serta sinergi dengan mitra terkait,” ujar pria berdarah Bugis ini.
Ia menambahkan, surplus penerimaan pajak tersebut akan menjadi modal penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.
“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi fondasi untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan sektor Opsen agar realisasinya semakin maksimal,” tegasnya.
Dengan torehan capaian di atas target, baik di Sumbawa maupun Taliwang, tahun 2025 dinilai sebagai tahun emas kinerja Samsat, sekaligus bukti bahwa tata kelola pajak daerah yang efektif mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (FY)
